Minggu, 23 Januari 2011

just starting something new


Udah 6 bulan lamanya gue belajar di Purwacaraka Music Studio. Bulan pertama, gue ngambil first kelas, Classic Piano tapi belajarnya double. As your Information, gue belajar disini PRIVATE dan rasanya gak enak banget. Awalnya, gue sedikit mengeluh belajar musik. Gue tau dan belajar musik ( piano ) dari gue SD. Bokap gue pun seorang Arranger Music, pianist, bassist, guitarist, yang gue akui, HE is Amazing as always. Gue kagum sama bokap karena ( menurut cerita bokap ) dulu dia satu geng sama dewa bujana, dkknya. Tapi, bokap nolak untuk main musik rock seperti mereka. Dia lebih memilih jadi pemusik rohani di gereja yang notabene buat anak – anak band, GAK BANGET. that’s why I am proud for my daddy’s dedication. Gue sangat mengikuti perjalanan bermusik bokap dari pemusik gereja tiberias di raden saleh, sampai pemusik di tiberias balai sarbini. Bahkan, saat bokap gue jadi pendeta, dia masih membawa his guitar on the stage pas lagi khotbah and he sang a song on the stage. And the MUSIC already set in my DNA. Thank Jesus! Sekarang, gue lagi giat – giatnya belajar piano.

2 bulan kemudian, gue ngerasa ada yang gak beres sama pelajaran musik klasik gue. classic is boring! Itu menurut gue. karena gue mainin lagu – lagu like chopin, Beethoven, Mozart, dan segudang lagu yang gak bisa gue nyanyiin! Too boring too learn! Akhirnya, gue mutusin untuk ngambil 1 kelas lagi yaitu kelas Piano Pop. You know what? The class is really MORE FUN than classic! Dari situlah gue mulai bisa berimajinasi dan mainin piano dengan cara gue sendiri. Mentor gue pun bukan orang sembarangan. Berkat dia gue bisa ber-improvisasi. Dan bokap gue pun senang dengan hasil yang gue dapetin.

Thank God banget akhirnya ada 1 kesempatan dimana gue bisa konser sama Purwacaraka…. Ok, this story will be continue 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar